Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » PKPA KPN Berdaulat Angkatan III: Mempersiapkan Calon Advokat yang Menguasai Teori dan Praktik

PKPA KPN Berdaulat Angkatan III: Mempersiapkan Calon Advokat yang Menguasai Teori dan Praktik

  • account_circle admindetik24
  • calendar_month Rab, 19 Agu 2026
  • visibility 19
  • comment 0 komentar

JAKARTA, DETIK24.ID – Menjadi advokat tidak cukup hanya dengan menguasai pasal dan teori hukum. Profesi ini menuntut kemampuan bernalar, menyusun argumentasi, memahami prosedur, membaca persoalan hukum, serta mengambil langkah profesional yang tetap berpijak pada hukum dan etika.

 

Atas dasar kebutuhan tersebut, Komite Pengacara Nusantara (KPN) Berdaulat kembali membuka Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Angkatan III. Program ini dirancang untuk membekali calon advokat dengan pemahaman hukum sekaligus wawasan praktis yang dibutuhkan ketika memasuki dunia profesi.

 

PKPA KPN Berdaulat menghadirkan akademisi, profesor, doktor hukum, advokat, serta praktisi hukum berpengalaman sebagai bagian dari proses pembelajaran. Pendekatan tersebut diharapkan mampu mempertemukan perspektif akademik dengan realitas praktik hukum yang dihadapi seorang advokat.

 

Tidak Sekadar Hafal Pasal

Hukum tidak berhenti pada teks peraturan perundang-undangan. Dalam praktik, seorang advokat dituntut mampu mengidentifikasi persoalan, membangun konstruksi hukum, menyusun argumentasi, memahami hukum acara, serta menentukan strategi yang tepat bagi kepentingan klien.

Karena itu, pendidikan profesi advokat idealnya tidak hanya berorientasi pada penyelesaian tahapan administratif atau perolehan sertifikat.

 

Lebih jauh, pendidikan harus menjadi proses pembentukan kompetensi, profesionalisme, kemampuan berpikir kritis, dan integritas.

KPN Berdaulat melalui PKPA Angkatan III menawarkan pendekatan tersebut dengan memadukan pembelajaran akademik dan pengalaman para praktisi hukum.

Dengan menghadirkan pemateri dari berbagai latar belakang hukum, peserta diharapkan tidak hanya memahami apa yang tertulis dalam hukum, tetapi juga memahami bagaimana hukum diterapkan dalam persoalan konkret.

 

Dr. Rahmad Lubis, S.H., M.H., C.L.A., selaku Presiden KPN Berdaulat, bersama sejumlah akademisi dan praktisi hukum sebagai bagian dari jajaran kegiatan.

Kehadiran akademisi memberikan landasan keilmuan, sementara pengalaman praktisi memberikan perspektif mengenai dinamika hukum di lapangan.

Perpaduan keduanya menjadi penting karena seorang advokat membutuhkan dua kekuatan sekaligus: ketajaman analisis dan kemampuan penerapan.

 

PKPA KPN Berdaulat Angkatan III juga dilaksanakan secara online melalui Zoom, sehingga memungkinkan peserta dari berbagai daerah mengikuti pembelajaran secara lebih fleksibel.

 

Kegiatan dijadwalkan berlangsung pada:

22 Agustus – 6 September 2026

Setiap Sabtu dan Minggu

Pukul 09.00–15.30 WIB

Sistem pembelajaran tersebut dirancang agar peserta dapat mengikuti pendidikan secara intensif tanpa harus meninggalkan aktivitas utama selama hari kerja.

 

PROMO KEMERDEKAAN Rp 1,25JUTA

 

Dalam rangka Promo Spesial Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, KPN Berdaulat menawarkan biaya pendidikan PKPA Angkatan III sebesar Rp1,25 juta.

 

Persyaratan administrasi yang tercantum dalam publikasi kegiatan meliputi pengisian dan penandatanganan formulir pendaftaran, fotokopi KTP, fotokopi ijazah atau surat keterangan lulus, serta bukti pendaftaran dan pembayaran biaya pendidikan.

 

Membangun Advokat yang Siap Menghadapi Dunia Praktik

Kompleksitas persoalan hukum saat ini menuntut kehadiran advokat yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga mampu menerjemahkan pengetahuan hukum menjadi solusi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Advokat dituntut mampu berpikir kritis, membaca persoalan secara komprehensif, membangun argumentasi yang logis, memahami prosedur hukum, serta menjalankan profesinya dengan menjunjung tinggi etika dan integritas.

 

“PKPA seharusnya tidak berhenti pada pertanyaan berapa banyak materi yang berhasil dipelajari, tetapi sejauh mana pendidikan tersebut mampu membentuk cara berpikir seorang calon advokat” ungkap Rahmad

 

“KPN Berdaulat melalui Angkatan III menawarkan ruang pembelajaran untuk menjawab kebutuhan tersebut: memperkuat dasar keilmuan, memperluas wawasan praktik, dan mempersiapkan calon advokat menghadapi tuntutan profesi secara lebih profesional.

Pada akhirnya, advokat yang dibutuhkan masyarakat bukanlah mereka yang sekadar mampu mengutip pasal, melainkan mereka yang mampu memahami hukum, menggunakan hukum, mempertahankan argumentasi hukum, serta menjalankan profesinya dengan kompetensi dan integritas” imbuhnya

 

PKPA KPN BERDAULAT ANGKATAN III

Pendaftaran: 24 Juni – 20 Agustus 2026

Pelaksanaan: 22 Agustus – 6 September 2026

Hari: Sabtu & Minggu

Waktu: 09.00–15.30 WIB

Metode: Online via Zoom

Biaya Promo: Rp1.250.000

Registrasi: PKPA KPN Berdaulat Angkatan III

Contact Person: Adv. Aan Sastra, S.H. — 0895-6143-00070

(TP)

  • Penulis: admindetik24

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Babak Baru PKB OKU Baturaja:Ketua DPC Terpilih Peri Rizki Nakhodai Partai, Siap Amankan Kemenangan Pemilu

    Babak Baru PKB OKU Baturaja:Ketua DPC Terpilih Peri Rizki Nakhodai Partai, Siap Amankan Kemenangan Pemilu

    • calendar_month Kam, 11 Jun 2026
    • account_circle admindetik24
    • visibility 65
    • 0Komentar

    ​BATURAJA ,DETIK24.ID – Langkah politik Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) memasuki babak baru. Setelah melalui proses pertimbangan yang matang dari total 7 nama calon potensial yang masuk bursa, Peri Rizki akhirnya resmi dipercaya untuk memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Kabupaten OKU Baturaja. ​Keputusan krusial tersebut ketok palu hari ini, […]

  • Satlantas Polres Bogor Panen Raya Jagung Serentak Dalam Rangka Mendukung Swasembada Pangan

    Satlantas Polres Bogor Panen Raya Jagung Serentak Dalam Rangka Mendukung Swasembada Pangan

    • calendar_month Sab, 13 Jun 2026
    • account_circle admindetik24
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Bogor,DETIK24.ID – Satlantas Polres Bogor turut berpartisipasi dalam Pelaksanaan Kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026 sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada jagung dan memperkuat ketahanan pangan nasional. Kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah, aparat keamanan, kelompok tani, serta masyarakat sebagai wujud sinergi dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian. […]

  • Polda Jateng Sebut Knalpot Brong Jadi Penyebab Keributan di Jalan Pahlawan Pada Akhir Pekan Kemarin

    Polda Jateng Sebut Knalpot Brong Jadi Penyebab Keributan di Jalan Pahlawan Pada Akhir Pekan Kemarin

    • calendar_month Sel, 10 Feb 2026
    • account_circle admindetik24
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Kota Semarang | Polda Jawa Tengah menegaskan bahwa knalpot brong menjadi salah satu sasaran penertiban dalam kegiatan Operasi Keselamatan Candi 2026 bukanlah tanpa alasan. Selain karena tidak sesuai dengan spesifikasi teknik kendaraan, penggunaan knalpot bersuara bising tersebut kerap memicu konflik di tengah masyarakat dan sesama pengguna jalan. Hal ini menjadi sebagaimana ditampilkan dalam sebuah video […]

  • Pilkada Langsung atau Tidak Langsung Dipersimpangan Jalan. Rektor Unadri Kupang : Jauh Lebih Penting Menjaga Kondusifitas dan Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat

    Pilkada Langsung atau Tidak Langsung Dipersimpangan Jalan. Rektor Unadri Kupang : Jauh Lebih Penting Menjaga Kondusifitas dan Meningkatkan Kesejahteraan Rakyat

    • calendar_month Sab, 7 Feb 2026
    • account_circle admindetik24
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Kupang-NTT, Tokoh Akademisi Dr. Patrisius Kami, S.Pd, M.Hum yang kini menjabat Rektor Universitas Aryasatya Deo Muri (Unadri) Kupang angkat bicara di tengah polemik Pilkada langsung (One Man One Vote) atau Pilkada tidak langsung (Demokrasi Keterwakilan melalui DPRD).   Akademisi muda asal Kabupaten Ende ini menyebut wacana mekanisme Pilkada yang tengah menjadi sorotan publik adalah hal […]

  • Satlantas Polres Kuningan Bersama Dinas Pertanian Kecamatan Cidahu Rawat Tanaman Jagung untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional

    Satlantas Polres Kuningan Bersama Dinas Pertanian Kecamatan Cidahu Rawat Tanaman Jagung untuk Dukung Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Sel, 23 Jun 2026
    • account_circle admindetik24
    • visibility 103
    • 0Komentar

    KUNINGAN,DETIK24.ID – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kuningan bersama Dinas Pertanian Kecamatan Cidahu melaksanakan kegiatan perawatan tanaman jagung dengan mencabut rumput liar di lahan pertanian milik kelompok tani di wilayah Kecamatan Cidahu, Kabupaten Kuningan. Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga pertumbuhan tanaman jagung agar tetap optimal. Rumput liar […]

  • Polda Jabar dan Perhutani Perkuat Sinergi Pelestarian Hutan serta Ketahanan Pangan

    Polda Jabar dan Perhutani Perkuat Sinergi Pelestarian Hutan serta Ketahanan Pangan

    • calendar_month Jum, 16 Jan 2026
    • account_circle admindetik24
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Bandung = Polda Jawa Barat menerima audiensi dari Perhutani dalam rangka memperkuat sinergi pelestarian hutan, penegakan hukum, serta dukungan terhadap program ketahanan pangan. Audiensi ini menjadi momentum penting untuk menyamakan persepsi dan memperkuat koordinasi lintas sektor antara Polri dan Perhutani.   Audiensi tersebut dilaksanakan pada Kamis (15/1/2026) bertempat di Ruang Courtesy Call Kapolda Jawa Barat […]

expand_less